Kami adalah freelance editor yang telah berpengalaman dalam pengelolaan dokumentasi foto, desain / editing foto dan layout album kolase, serta cetak atau pembuatan album kolase.
Jasa / Service kami meliputi :
- Desain dan editing foto / layout album kolase
- Cetak dan pembuatan album kolase
- Pembuatan frame foto dan foto glass wood / foto block
- Merubah (editing) foto - foto lama / kenangan (format masih foto cetak / jadul) ke dalam bentuk digital / JPEG dan ke album kolase.
- Desain poster, cover CD album dan lainnya
---------------------------------------------------------------
- Waktu pengerjaan atau pembuatan nego. Tergantung kondisi order saat itu dan permintaan. Normal waktu pengerjaan (desain kolase) adalah 3 hari.
- Sistem pengambilan materi foto bisa cod, jemput (jika jarak memungkinkan), bisa juga kirim via paket (tiki, jne) atau via email / indowebster
- Hasil bisa diliat dan didiskusikan sebelum bener-bener fix (bisa revisi)
---------------------------------------------------------------

Tersedia Paket Hemat : Desain / Editing + Cetak album -- Harga Menarik

* Terima bermitra / kerjasama dengan rekan - rekan yang mempunyai usaha studio dan bisnis fotografi (foto liputan) dalam pengerjaan album kolase.

Portofolio Facebook Page : Empatpagi - Desain Layout Album Kolase call : 021-91695797 untuk pricelist



Paket Pembuatan ALbum Kolase Murah!! Hanya Rp. 395rb sudah termasuk desain / editing dan cetak album PKK 20 x 30. Tersedia dalam 3 warna, hitam, coklat dan marun

Tuesday, 7 August 2012

Album Kolase


Sebelum kita membahas tentang album kolase, lebih dulu kita melihat arti kata dari kolase itu sendiri. Kolase atau Collage dalam bahasa inggris berasal dari bahasa perancis ~  à Coller, untuk lem atau menempel. adalah teknik produksi seni, terutama digunakan dalam seni visual,di mana karya seni yang terbuat dari satu himpunan bentuk yang berbeda, sehingga menciptakan sesuatu yang baru.

Sebuah kolase mungkin termasuk kliping koran, pita, potongan-potongan kertas berwarna atau buatan tangan, bagian-bagian dari karya seni lainnya atau teks, foto, dan benda yang ditemukan lain, tertempel dan disatukan pada selembar kertas atau kanvas.
Asal-usul kolase dapat ditelusuri kembali ratusan tahun, tetapi teknik ini muncul kembali diawal abad 20 sebagai bentuk seni baru.

Jadi dari keterangan diatas dapat kita simpulkan mengenai album poto kolase, yaitu pengabungan beberapa foto yang biasaya foto yang telah di gunting – gunting ke dalam album foto. Wah! Sampai disini kita stop dulu, telah di gunting??.. yaa digunting, karena kita membicarakan foto yang masih di cetak 3R, 4r (rool) dengan album magnetiknya :D Kalau melihat defenisi kolase diatas saya termasuk kategori expert banget dalam dunia kolase, karena uda melakukannya dari tahun 1988 hahahaa.. sampai sekarang album – album “kolase magnetic” hasil karya saya masih tersimpan rapi dan di koleksi.

Biar enak dan lebih mengerti tentang perbedaannya (ini yang buat perbedaan saya sendiri hehehe.. versi empatpagi) album kolase kita bagi 2, era jadul dan era modern (digital) :

1.      Album Kolase Era Jadul (album magnetic)
Defenisi : adalah album yang di tempelin dengan guntingan – guntingan foto, sobekan diari, tanda tangan kawan – kawan, teks lirik lagu dan tulisan – tulisan hasil guntingan dari majalah – majalah saat itu (Hai, Mode, Humor, kawanku, dsb).
Catatan : ini hampir keliatan sama dengan scrap book ya? Untuk ini nanti di judul selanjut kita akan bahas mengenai scrap book ini, yang konon lagi naik daun sekarang2 ini.. padahal jaman dulu punya juga.

Tiba – tiba disebelah ane ada yang nyeletuk.. gan.. gan.. tanya dong, kalau album benang emas itu apa?? Nah.. --- ini produk standar kalau merid jaman dulu, album benang emas, hehehe.. tapi jaman sekarang juga masih banyak yang pakai, biasanya orangtuanya yang ngotot minta :p anak-nya yang merid terlongo-longo bingung, apaan sih benang emas?? Mahal yak?? Emaskan mahal :D nantii ya gan kita bahas tentang album legendaris itu.


Kembali ke kolase era jadul, proses pembuatan album ini membutuhkan banyak bahan dan waktu yang relative lama dalam pengerjaannya. Bahan : foto yang sudah di cetak, gunting, album magnetic (saya lebih suka yang backgroundnya hitam), lem pasti dibutuhkan, karena sering lem yang dari album tidak cukup kuat untuk menahan foto – foto yang sudah di gunting kecil, majalah – majalah buat ambil tulis – tulisan atau huruf – huruf-nya, beberapa barang pribadi yang mungkin mau di tempel juga didalam album bersama foto lainnya.
Setelah lengkap semua barulah kita menyusun album kolase ini. Proses editnya menggunakan gunting hehehe… background yang tidak kita sukai di buang, foto orang yang kita mau dan tidak mau masukin bisa di gunting. Yaa seperti itulah, akhirnya tersusun halaman perhalaman. Tapi karena 1 rool film paling banyak 36 foto, maka proses pembuatan album ini bisa berlangsung lama, mungkin kalau cetak fotonya banyak dalam 1 event bisa selesai cepat, kalau hanya untuk foto – foto koleksi pribadi bisa sangat lama untuk menyelesaikan 1 album, nunggu foto lagi :D

Kejelekan album ini adalah, layaknya album magnetic, foto – fotonya tidak awet dan suka diambil oleh orang – orang sok tau, penyimpanannya pun harus baik agar awet.
Dan biasanya orang tua bakalan marah – marah karena foto yang sudah di cetak mahal dengan santainya di potong dan gunting, serta majalah – majalah di rumah pada hancur atau bolong – bolong akibat ulah tangan – tangan kreatif itu.

2.      Album Kolase Era Digital
Album Kolase adalah penggabungan beberapa foto – foto yang sudah melalui proses editing kedalam suatu frame (kanvas) dan menambahan dekorasi (ornament) untuk mempercantik album foto. Di buat dengan media computer, menggunakan sofware pengolah gambar.

Perhatikan pengertian dan maksudnya sama dengan kolase era jadul, tapi media yang di gunakan berbeda. Kerena jaman sekarang sudah era digital semua, foto juga foto digital, makanya foto yang sudah melalui proses editing akan di desain layout album kolase-nya, kemudian setelah itu di cetak menjadi satu kedalam album. (untuk lebih jelasnya liat gambar)
Disini editor bisa berkreasi semaksimal mungkin karena program – program pengolah gambar seperti photoshop, DG foto art, Album DS, Photo art studio dan banyak lagi, sangat mendukung.



Untuk jaman sekarang penggunaan album kolase dalam dokumentasi acara – acara wedding, prewedding, gathering, ulang tahun, reuni dan acara lainnya sudah sangat umum. Masyarakat juga sudah banyak yang mengetahui tentang album ini. Para fotografer, terutama yang bergerak di liputan wedding / prewedding, gathering dan sejenisnya, tentu sangat mengandalkan album kolase ini sebagai bentuk nyata hasil karya (kerja) mereka kepada klien.

No comments:

Post a Comment